Hanya Sebuah Cerita

Setiap orang tentu memiliki cerita dalam hidupnya. Cerita-cerita yang begitu menyenangkan, cerita yang menjadi kenangan, cerita buruk, atau mungkin cerita yang tidak memiliki akhir. Cerita itu sering kali kita sebar luaskan, kita ceritakan kepada teman, cerita kepada Sang Pencipta, cerita yang dituliskan dalam media, dan cerita yang yang tersimpan dalam pikiran kita sendiri.

Cerita menjadikan kita orang yang hebat, orang yang patut dicontoh orang lain atau kesombongan. Cerita juga lah yang menjadikan kita terpuruk dalam masalah. Cerita menjadikan kita berada ditempat ini, dan saat ini. Karena sebuah cerita kita bertemu. Cerita pula yang menjadikan kita berpisah.

Yang terindah, bukanlah disaat kita membuat cerita itu. Namun ketika kita terlibat dalam cerita orang lain. Terlebih lagi pada cerita yang tidak dapat terlupakan, karena memang kita tidak ingin dilupakan, haha.. Dalam cerita itu kita berperan. Menjadi sosok yang sangat dikagumi, menjadi pahlawan, menjadi pendamping, mungkin juga menjadi pembuat masalah. Cerita-cerita itulah yang membuat orang lain belajar, karena kita ada. Berterimakasihlah pada diri, karena diri kita penyebab orang lain dapat bercerita.

Mengenang sebuah cerita kadang dapat membuat hati ini sesak. Cerita yang mengalunkan nada nada kesedihan. Cerita yang mungkin hanya ditulis dalam pikiran, berharap tak ada seorang pun yang dapat membaca cerita itu. Cerita yang tak penting untuk diingat, namun selalu saja teralun dalam cerita berikutnya. Kita memang membutuhkan seseorang untuk merubah alur cerita tersebut. Kita butuh sang pengarang cerita yang dapat menjadikan cerita buruk menjadi sebuah cerita menarik. Tidak perlu menunggu cerita itu dituliskan ulang, tapi kita butuh waktu untuk dapat menertawakan cerita buruk. Karena sang pengarang cerita itu adalah diri kita sendiri.

Tak jarang kita menjadi orang yang jahat pada cerita kita sendiri. Membiarkan orang lain terlibat dalam cerita yang kita buat. Tak apa, karena cerita hanya akan menjadi sebuah cerita lampau. dan yang perlu kita takutkan adalah saat menjalani detik-detik berikutnya untuk membuat sebuah cerita. Cerita yang akan dikenang, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk kita. Walau hanya sebuah cerita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Ajiepw mengatakan...

Karena dari sebuah cerita ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil

Posting Komentar