seperti yang kita tau, DIA hanyalah DIA, dan akan tetap menjadi DIA bukan menjadi MEREKA.
DIA terkadang membuat saya yakin,
DIA pun dapat membuat saya ragu,
DIA selalu ada di hati setiap orang, dan adanya DIA lebih dekat dari urat leher serta lebih dekat dari pelupuk mata.. DIA sedekat itu kah?
DIA hanya satu namun setiap orang memiliki persepsi yang berbeda terhadap DIA
kadang DIA menjadikan sebagian orang menjadi ekstrim,
menjadikan sebagian orang tak bermoral,
dan DIA juga yang melemahkan hati..
banyak orang yang membela DIA karena DIA begitu spesial di hatinya
banyak juga orang yang menganggap DIA tidak ada..
ada juga yang menjadikan DIA sama seperti kita..
DIA...
telah kita samakan dengan diri kita..
kita yang hina ini, mengapa ya bisa menjadikan DIA yang begitu spesial menjadi makhluk hina..
pun dengan itu.. kita memaku tangannya seraya menghinakan DIA diantara makhluk hina, bagaimana itu mungkin? DIA kan spesial, tentu bagi kita yang menganggap DIA spesial tidak mungkin menyamakan DIA dengan diri kita yang hina, apalagi menghinakan yang spesial..
dan dengan alasan apa DIA merubah wujud menjadi manusia hina, apakah untuk di hinakan manusia hina? sepertinya ini aneh..
dan saya pun heran dengan DIA yang di maksud sebagian orang ini..
DIA...
yang mengharamkan kita mengkonsumsi hewan lucu yang besar.. DIA menjadikan kita yakin bahwa hewan tersebut adalah hewan suci yang tak boleh di makan.. padahal saya lapar loh, tapi karena keyakinan saya, saya tidak akan memakan hewan yang di sucikan DIA. padahal DIA yang menciptakan hewan tersebut, tapi kenapa DIA melarangnya untuk di makan ya? atau malah DIA menyuruh kita untuk menyembah hewan suci itu? ah masa DIA yang saya anggap spesial di samakan dengan hewan suci sih? sebagian orang di sana kan dengan bangganya menikmati hewan suci yang rasanya sedap ketika sudah di masak. tidak cocok sepertinya saya samakan DIA dengan hewan suci tersebut.. sungguh aneh dan tak pantas..
DIA...
banyak menganggap DIA sangat spesial hingga menjadikan mereka (manusia) membela mati-matian (mati beneran) untuk DIA, segitu spesialnya DIA di mata mereka hingga rela menghancurkan diri sendiri dan melukai orang lain, DIA.. ya itu karena keyakinan terhadap DIA.
apakah kita perlu berbuat seperti itu agar DIA senang? apakah DIA akan bangga ketika DIA bersusah payah menciptakan nafas dan kita menghancurkannya dengan pemikiran kita? sunggu saya heran..
DIA... membuat saya bingung, DIA memberi efek yang luar biasa kepada mereka namun saya sendiri tidak tau di mana DIA berada.. DIA yang satu namun begitu banyak perbedaan yang di hasilkan dari setiap orang.. kenapa bisa? mestinya DIA kan hanya memiliki satu persepsi yang sama untuk manusia? namun kenapa jadi ada banyak DIA dalam pandangan kita? DIA itu siapa sih sebenarnya? mau DIA apa? dan bagaimana kita harus bersikap ke DIA? mengapa ada banyak DIA padahal DIA menyatakan satu.. seperti misteri angka NOL.
yang tidak ada dapat mewakili yang ada.. aneh bukan?
dan akhirnya DIA menjadi banyak.. DIA menjadi MEREKA di mata saya..karena begitu banyak perbedaan, begitu banyak yang meyakini, dan begitu banyak fenomena menspesialkan DIA hingga mereka menjadi bertingkah yang aneh... DIA menjadi MEREKA, dan kalau saya pun menspesialkan DIA sebenarnya saya juga ga boleh menjadikan DIA itu MEREKA, tapi saya aja bingung.. hahaha
namun kalau DIA itu banyak, tentu akan hancur dunia ini karena masing-masing DIA akan menyombongkan kekuasaannya, dengan begitu, kenapa kita tidak menyamakan persepsi aja ya? apa karena DIA hanyalah imajinasi kita yang membutuhkan sesosok yang spesial? DIA bagi saya dan DIA bagi kamu tentu juga beda kan? tergantung ilmu pengetahuan yang kita punya...semua akan tetap menjadi misteri, misteri DIA dalam mereka.






0 komentar:
Posting Komentar